RUMBIA, BeraniNews.com – Penguatan peran organisasi perempuan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga di Kabupaten Bombana. Melalui kolaborasi antarorganisasi, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bombana terus mendorong keterlibatan perempuan dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan peningkatan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., saat menghadiri pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bombana periode 2024–2029 yang berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan kelembagaan antara TP PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Bombana dalam mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas perempuan, penguatan keluarga, serta kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Pengukuhan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bombana dilakukan oleh Ketua Penasihat Dharma Wanita Persatuan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Norma Azazi Fadlansyah. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Hj. Nurdiana Syahrun resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bombana periode 2024–2029 bersama jajaran pengurus lainnya.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana, Penasihat Dharma Wanita Kabupaten Bombana, serta pengurus DWP Kabupaten Bombana.
Bagi TP PKK Kabupaten Bombana, keberadaan organisasi perempuan seperti Dharma Wanita memiliki posisi strategis sebagai mitra dalam memperluas gerakan pemberdayaan keluarga. Kolaborasi tersebut menjadi ruang untuk menghadirkan program yang lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan, anak, dan keluarga.
Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa menyampaikan bahwa organisasi perempuan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, mandiri, dan memiliki daya saing.

Menurutnya, TP PKK dan Dharma Wanita memiliki kesamaan tujuan dalam memperkuat kapasitas perempuan melalui kegiatan yang berdampak langsung terhadap kehidupan keluarga.
“PKK dan Dharma Wanita memiliki ruang untuk saling mendukung dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga. Saya berharap kebersamaan ini terus dijaga dan diarahkan pada kegiatan yang memberikan dampak positif bagi anggota maupun masyarakat,” ujar Fatmawati.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan lingkungan sekitar.
Karena itu, TP PKK Kabupaten Bombana terus mendorong agar kerja sama antarorganisasi perempuan dapat diarahkan pada berbagai bidang strategis, seperti peningkatan kualitas pendidikan keluarga, kesehatan ibu dan anak, pengembangan keterampilan perempuan, penguatan ekonomi rumah tangga, serta pemanfaatan potensi lokal.
Fatmawati juga berharap kepengurusan baru Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bombana mampu menjalankan amanah organisasi dengan semangat kebersamaan dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Penasihat Dharma Wanita Persatuan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Norma Azazi Fadlansyah, menyampaikan pentingnya membangun organisasi yang memiliki arah kerja jelas serta mampu mengoptimalkan potensi seluruh anggota.
Menurutnya, kegiatan organisasi tidak harus berjumlah banyak, tetapi harus memiliki nilai dan tujuan yang dapat dirasakan oleh anggota maupun lingkungan sosial.
“Tidak perlu mengejar banyak kegiatan, tetapi mari kita memastikan setiap kegiatan ini memiliki manfaat dan makna bagi anggota, keluarga, dan masyarakat,” ujar Norma.
Pesan tersebut menjadi penguatan bagi jajaran Dharma Wanita Bombana agar mampu menyusun program kerja yang lebih terencana dan memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menegaskan bahwa pengukuhan pengurus Dharma Wanita Persatuan bukan sekadar agenda organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab untuk menjalankan amanah dengan penuh dedikasi.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk menjalankan program organisasi dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan semangat pengabdian,” ujar Burhanuddin.
Bupati berharap organisasi perempuan di Kabupaten Bombana dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah melalui berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan keluarga, kesehatan, ekonomi, serta kepedulian sosial.

Dengan kepengurusan baru Dharma Wanita Bombana dan penguatan kerja sama bersama TP PKK Kabupaten Bombana, gerakan pemberdayaan perempuan diharapkan semakin berkembang serta mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Kolaborasi antarorganisasi perempuan menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang lebih kuat sebagai fondasi pembangunan daerah. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, TP PKK Bombana berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam menghadirkan program yang dekat dengan kebutuhan keluarga dan masyarakat. (Adv)


















































