RUMBIA, BeraniNews – Sebanyak 52 pelajar yang terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana resmi dikukuhkan menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengukuhan tersebut tidak hanya menjadi penanda kesiapan menjalankan tugas pada 17 Agustus, tetapi juga menjadi momentum bagi para pelajar untuk membawa nilai disiplin, tanggung jawab, persatuan, dan cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.
Pengukuhan berlangsung di Auditorium Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Sabtu (15/8/2026). Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., bertindak sebagai pembina upacara dan mengukuhkan langsung 52 anggota Paskibraka.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos. Prosesi turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bombana, anggota DPRD Bombana, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta jajaran, serta sejumlah undangan.

Bupati Bombana menegaskan bahwa pengukuhan Paskibraka bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang peringatan kemerdekaan. Menurutnya, pengukuhan menjadi awal dari tanggung jawab yang harus dijalankan para pelajar sebagai putra-putri terbaik daerah.
“Kalian tidak hanya akan mengibarkan Merah Putih di puncak perayaan kemerdekaan, tetapi juga membawa simbol semangat persatuan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Pengukuhan ini adalah titik awal, bukan titik akhir. Jadilah teladan di sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta agen perubahan yang membawa semangat persahabatan dan integritas,” pesan Bupati.
Pesan tersebut menempatkan anggota Paskibraka tidak hanya sebagai pelaksana tugas dalam upacara kenegaraan, tetapi juga sebagai bagian dari generasi muda yang diharapkan mampu memberikan contoh positif di lingkungan masing-masing.

Nilai kedisiplinan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembentukan Paskibraka. Selama menjalani pembinaan dan latihan, para anggota dituntut mengikuti aturan, menjaga kekompakan, serta mampu menjalankan setiap tahapan tugas secara bertanggung jawab.
Tanggung jawab tersebut kemudian tidak berhenti setelah upacara selesai. Bupati mengingatkan agar pengalaman dan nilai yang diperoleh selama proses pembentukan Paskibraka dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bombana juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, pelatih, pembina, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pembentukan dan pelatihan anggota Paskibraka.

Dukungan keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan para pelajar hingga terpilih dan menjalankan rangkaian pembinaan. Motivasi serta doa dari orang tua turut menjadi penguat bagi anggota Paskibraka dalam mempersiapkan diri menjalankan tugas.
Selain dukungan keluarga, proses pembinaan dan latihan juga membutuhkan kedisiplinan dari setiap anggota. Mereka harus mampu menjaga kondisi fisik, mengikuti arahan pelatih, serta membangun kerja sama dengan sesama anggota.
Dengan proses tersebut, pengukuhan menjadi momentum untuk memastikan kesiapan sekaligus meneguhkan komitmen para anggota dalam menjalankan amanah pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Rangkaian pengukuhan diawali dengan pembacaan Ikrar Paskibraka yang dipandu Ketua PPI Kabupaten Bombana. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penciuman Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Bagimu Negeri.
Setelah itu, Bupati Bombana selaku pembina upacara menyampaikan pernyataan pengukuhan dan dilanjutkan dengan penyematan lencana kepada anggota Paskibraka.
Ketua TP PKK Kabupaten Bombana yang juga menjadi ibu asuh anggota Paskibraka turut memberikan cinderamata dan kue tart Merah Putih sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada para anggota yang telah menjalani proses pembinaan.

Seluruh prosesi berlangsung tertib dan khidmat. Para anggota Paskibraka mengikuti setiap tahapan dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk kesiapan menjelang pelaksanaan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 52 anggota Paskibraka tersebut selanjutnya akan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bombana pada 17 Agustus 2026 di Lapangan Eks MTQ Bombana.
Tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih menjadi puncak dari rangkaian persiapan yang telah mereka jalani. Namun, sebagaimana pesan Bupati, amanah tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang terus mereka bawa setelah pelaksanaan upacara.

Melalui Paskibraka, para pelajar tidak hanya mendapatkan pengalaman menjalankan tugas dalam upacara kenegaraan. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, kepemimpinan, serta penghormatan terhadap simbol negara.
Pengukuhan 52 anggota Paskibraka Bombana akhirnya menjadi lebih dari sekadar tahapan menuju upacara 17 Agustus. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran dalam menjaga semangat persatuan dan meneruskan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Bagi Kabupaten Bombana, para anggota Paskibraka diharapkan mampu membawa pengalaman tersebut ke lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, semangat kemerdekaan tidak berhenti ketika bendera diturunkan dari tiang, tetapi terus diwujudkan melalui sikap disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Mon – BeraniNews.com




































