TONGKOSENG, BeraniNews – Kebakaran Tongkoseng di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, menewaskan lima orang. Menyikapi musibah tersebut, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., memerintahkan perangkat daerah terkait melakukan pendataan menyeluruh terhadap dampak kebakaran, Kamis (6/8/2026).
Perintah tersebut disampaikan Bupati saat mengunjungi lokasi kebakaran. Dalam kunjungan itu, H. Burhanuddin didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Ir. Syahrun, dan beberapa kepala OPD terkait.
Setibanya di lokasi, Bupati terlebih dahulu menemui keluarga korban yang untuk sementara berada di rumah kerabat mereka. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
H. Burhanuddin menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bombana, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” ujar Bupati Bombana H. Burhanuddin dengan mata berkaca-kaca.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada keluarga korban. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan mendesak setelah musibah.

Usai menemui keluarga korban, Bupati bersama rombongan menuju lokasi rumah yang terbakar. Ia melihat langsung kondisi bangunan pascakebakaran serta dampak yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan terhadap keluarga korban menjadi perhatian pemerintah daerah.
Peristiwa kebakaran di Dusun Tondopi tersebut menewaskan lima orang yang terdiri atas seorang ibu dan empat anak. Musibah itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat.
Dari lokasi kejadian, Bupati meminta perangkat daerah terkait segera mengambil langkah penanganan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Ia menginstruksikan agar pendataan dilakukan secara menyeluruh, meliputi kerugian yang dialami serta kebutuhan keluarga yang terdampak.
Pendataan tersebut diperlukan agar pemerintah daerah memperoleh gambaran yang jelas mengenai kondisi keluarga korban setelah musibah. Data itu selanjutnya menjadi dasar dalam menentukan bentuk penanganan dan bantuan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
Bupati juga menekankan agar kebutuhan dasar keluarga terdampak menjadi perhatian dalam proses penanganan pascakebakaran. Pemerintah daerah memastikan kebutuhan bantuan yang diperlukan akan ditindaklanjuti sesuai hasil pendataan.

Pemerintah Kabupaten Bombana memastikan penanganan terhadap keluarga korban dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Bantuan logistik serta kebutuhan dasar menjadi bagian dari langkah yang dipersiapkan untuk membantu keluarga terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, H. Burhanuddin menegaskan pemerintah daerah akan tetap hadir memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang menghadapi musibah.
“Pemerintah daerah akan terus hadir serta berupaya memberikan penanganan dan bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar H. Burhanuddin.
Selain dukungan pemerintah daerah, masyarakat juga diharapkan turut memperkuat solidaritas bagi keluarga korban. Semangat gotong royong dinilai penting untuk membantu keluarga menghadapi masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga.
Pemerintah Kabupaten Bombana mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing kepada keluarga yang terdampak.
Pendataan yang diperintahkan Bupati menjadi langkah awal untuk memastikan dampak kebakaran dan kebutuhan keluarga korban dapat diketahui secara menyeluruh. Dengan data tersebut, pemerintah daerah dapat menentukan bentuk penanganan dan bantuan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Musibah ini sekaligus menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memastikan keluarga korban tidak menghadapi masa pascakebakaran tanpa pendampingan dan dukungan.

































