Kendari, BeraniNews.com — Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana kembali mencuri perhatian dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan meraih juara II pada ajang Kompetisi Halal Chef yang digelar di Pulau Bokori, Sabtu (25/4/2026).
Kompetisi tersebut merupakan salah satu agenda utama dalam Festival Bokori yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-62 Sultra bertajuk “Harmoni Sultra”. Ajang ini mempertemukan tim PKK dari berbagai kabupaten/kota untuk menampilkan kreativitas dalam mengolah menu halal.
Kompetisi dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, didampingi Ketua PKK Sultra Arinta Andi Sumangerukka. Hadir langsung Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Ketua TP PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos yang memberikan dukungan penuh kepada tim.
Tim PKK Bombana berhasil memukau dewan juri melalui sajian khas bertajuk Uwica Saus Kelos. Hidangan tersebut diolah oleh dua chef internal PKK Bombana, yakni Ny. Sum Kamaruddin, S.Pd.I dan Ny. Desi Tri Hartini, S.P.
Yang menarik, kompetisi ini dipandu langsung oleh Chef Juna Rorimpandey, salah satu koki ternama Indonesia yang dikenal luas melalui berbagai ajang kuliner nasional. Kehadirannya turut menambah gengsi sekaligus menjamin kualitas penilaian lomba.
“Kita bersyukur dapat juara dua. Ini sangat objektif karena jurinya chef top, yaitu Chef Juna. Juara ini kami persembahkan untuk masyarakat Bombana. Terima kasih kepada dua chef kita yang menyajikan menu inovatif yang sangat enak. Terima kasih,” ucap Ketua PKK Bombana, Hj Fatmawati Kasim Marewa.
Tidak hanya berpartisipasi dalam lomba memasak, PKK Bombana juga aktif mengikuti berbagai kegiatan lain dalam rangkaian HUT Sultra. Mulai dari kirab budaya di kawasan Tugu Religius Kendari, fashion show, hingga partisipasi dalam pameran produk unggulan daerah.
Pada kegiatan fun bike, Ketua TP PKK Bombana bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si turut ambil bagian. Rute sepanjang kurang lebih 5 kilometer dari gerbang Toronipa menuju Pelabuhan Bokori di Soropia berhasil diselesaikan, meskipun sempat menghadapi medan tanjakan.
Rangkaian kegiatan Festival Bokori sendiri berlangsung meriah dengan berbagai agenda, seperti lomba memasak halal yang diikuti peserta dari 17 kabupaten/kota, fun fishing, hingga aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian lingkungan.
Atraksi flying board yang diperagakan langsung oleh Gubernur Sultra turut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Dalam kesempatan itu, gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi jangka panjang.
Festival Bokori tahun ini menjadi salah satu pusat perhatian dalam perayaan HUT Sultra, dengan menggabungkan unsur hiburan, olahraga, budaya, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan terpadu. (Red)























